Monday, September 28, 2009

Rakus Siiih

Tadi malam Ia' dalam tidur bersikap seakan mau muntah
mulutnya udah berkali-kali membentuk dan mengeluarkan suara seakan Ia' mau muntah
Gw jelas khawatir, gw pikir dia masuk angin atau sakit atau gimana
Soalnya Ia' udah tidur, kalo dalam tidur pun dia bersikap seakan mau muntah pasti ada yang gak beres dg lambungnya..

Tapi pagi ini gw dikasi tau bahwa Ia' sore kemarin makan nasi, nambah sampe 3 piring
Huaaaa T_T
Mau muntah karena rakus??
Duuuuuuuhh

:D

Wednesday, September 9, 2009

Ia' Pecah

Tadi sore saat sedang bermain dengan papanya, Ia' membungkuk lalu kakinya kehilangan keseimbangan dan Ia' jatuh sedikit menyamping sehingga pelipisnya menyentuh lantai duluan, sekarang kulit di dekat mata kiri Ia' sedikit lebam
Karena kesakitan Ia' nangis cukup lama dan ngomong
"Ia' pecah"
Why o why did she have to use that phrase to explain the pain
Tentu aja gw ngeri mendengar kalimat Ia'
Setelah dikasi susu Ia' bobo, selama Ia' bobo beberapa kali gw pegang jidatnya berdoa semoga gak panas, berdoa semoga cuma lebam biasa, gak ada efek dikemudian hari..

Sehat ya sayang :x

Sunday, September 6, 2009

Ia' Besok Ulang Taun

"Mama, Ia' besok ulang taun ya"
"Ia' beliin kado seperti mbak farah ya"

Ia' selalu bernafsu untuk berulang tahun, dia masih gak ngerti apa itu ulang taun, yang pasti yang Ia' tau adalah bahwa tiap saudaranya ulang taun, mereka menerima kado..
Mata Ia' hijau oleh nafsu menerima kado hehehehe
Agustus kemaren kakak sepupunya ulang taun, dan Ia' langsung nagih ulang taun
"Koq mbak farah ulang taun? Ia' juga mau ulang taun"
hahahahahaha

Friday, September 4, 2009

Sabina Sipenyayang

Ia' sayang banget sama Ara
Oleh Ia' adiknya suka dipeluk, disayang, dielus dan dipegang-pegang
Tapi keinginan Ia' itu bisa bikin masalah, karena adiknya kurang suka dipegang-pegang :D
Masalah kedua juga muncul sebab Ia' suka melakukan hal itu karena kebiasaan menyayang dan disayang, alias reflek! so, sambil nonton TV, mata terpaku sama cerita kartun di TV, Ia' tiduran sambil memeluk kaki adiknya, sampe adiknya terjepit ditindih kakaknya, sementara adiknya marah, nangis dan menjerit, kakaknya gak sadar diri masih terhipnotis TV :))
Atau adiknya sedang tidur, kakaknya langsung menempelkan diri ke adiknya, si adik dipeluk, dicium, sampe adiknya bangun, nangis terganggu
Atau adiknya mau lari, jalan ketempat lain, tapi sama Ia' adiknya malah dipeluk erat sampe gak bisa bergerak
Hahahahaha
Sementara si kakak suka mengekspresikan rasa sayangnya dg sentuhan
Si adik gak suka disentuh-sentuh
:D

Monday, August 24, 2009

IA

Sekarang Ia' udah bisa nulis namanya: IA
horeee!!
Dia sekarang seneng banget nulis namanya dimana-mana
Dan bukannya gw terlalu senang karena Ia' bisa nulis, atau karena gw kebanyakan mimpi, tapi gw beneran bisa liat tulisan IA dimana-mana
Gw bisa liat di lantai, di dinding, di seprei, di bedcover, di layar TV..
Hoaaah...
Ia' dan crayonnya bener-bener tak terhentikan!!
Tangannya gak bisa berenti, media apapun bagi dia gak ngaruh, selama medianya datar, berarti crayonnya bisa untuk nulis: IA

:D

Wednesday, August 12, 2009

Pikiran Ia'

Beberapa minggu yang lalu, kita sekeluarga kumpul-kumpul di sebuah cafe di pamulang dengan teman-teman SMA papanya, saat berbincang-bincang salah seorang temen iCan minta ijin mau ngerokok ke gw
"maaf ya.. ngerokok" katanya
"oh gak papa" kata gw
dan dia mulai menghisap rokoknya, Ia' yang dari tadi gak bisa diem seliweran di kafe, ngeliatin temennya iCan, dan komentar kenceng
"koq perempuan ngerokok sih?"
Aduuuh sungkan gw :D
Anak jaman sekarang emang gak bisa gak mengungkapkan pikirannya dengan lantang ya

Wednesday, July 22, 2009

Itu Kan Papa

Saat gw nelpon iCan, Ia' memperhatikan gw
"Udah ya Can, dah" kata gw diakhir telpon
"Mama nelpon papa ya?" kata Ia' menginterogasi gw
"Bukan" kata gw dg niat ngegodain
"Mama nelpon sapa?""
"Nelpon pacar mama"
Ia' diem sebentar, ngeliatin gw
"Pacar mama namanya sapa?"
"Syah" kata gw
"Syah sapa?" Ia' gak putus asa
"Syah Irsan"
Ia' senyum dengan ekspresi malu-malu seneng
"Itu kan papa"
"Bukan, mama nelpon pacar mama"
Ia' berekpresi tidak percaya, sedikit bingung dan masih tersenyum, walau kali ini senyum tengil
"Pacar mama sapa?"
"Syah"
"Syah apa?"
"Syah Irsan" gw ketawa lebar
"Iih mama, itu kan papa" Ia' ikutan ketawa
"Ih mama.."

Ih Ia'! kamu lucu bangeeet!! :D